Memiliki brand skincare bukan hal yang mudah. Pastinya terdapat banyak hal yang perlu dipikirkan dan direncanakan. Termasuk tentang kemasan yang menarik atau strategi marketing yang kreatif juga menjadi bagian penting.
Untuk membuat brand skincare yang sukses pasti perlu trik yang tepat. Salah satu kunci sukses yang sering diabaikan adalah pemilihan formula skincare. Formula yang sesuai dengan kebutuhan target pasar bukan hanya meningkatkan kepuasan konsumen, tetapi juga memperkuat loyalitas dan daya saing brand di tengah kompetisi yang semakin ketat.
Formula Skincare Harus Sesuai Target Pasar
Kulit setiap orang berbeda, begitu pula kebutuhannya. Konsumen usia remaja tentu punya masalah kulit yang berbeda dengan konsumen usia 30-an. Begitu juga antara konsumen yang tinggal di daerah tropis dan mereka yang tinggal di iklim dingin. Jika formula tidak sesuai kebutuhan pasar, produk bisa saja kurang efektif, bahkan berisiko ditinggalkan oleh konsumen.
Langkah Memilih Formula Skincare yang Tepat
1. Riset Target Pasar
Langkah pertama adalah memahami siapa yang akan menggunakan produk Anda. Beberapa hal yang perlu ditentukan:
- Usia
Remaja biasanya fokus pada jerawat, sedangkan dewasa cenderung fokus pada anti-aging.
- Jenis Kulit
Jenis kulit umumnya terbagi menjadi 4 yaitu kulit berminyak, kering, kombinasi, dan sensitif.
- Lokasi & Lifestyle
Tempat tinggal atau domisili konsumen dapat mempengaruhi kebutuhan skincare. Konsumen yang tinggal di kota besar mungkin lebih peduli dengan polusi dan butuh produk antioksidan.
2. Tentukan Masalah Kulit yang Ingin Diatasi
Setelah tahu target pasar, fokuslah pada solusi yang sesuai. Misalnya:
- Kulit berjerawat → formula dengan salicylic acid, tea tree oil, atau niacinamide.
- Kulit kusam → formula dengan vitamin C, alpha arbutin, atau exosome.
- Anti-aging → formula dengan retinol, peptide, atau hyaluronic acid.
3. Pilih Bahan Aktif yang Aman & Efektif
Pastikan bahan aktif yang dipilih sudah teruji secara klinis dan sesuai regulasi BPOM. Bahan aktif yang aman juga penting bagi konsumen. Hindari tren instan yang belum jelas efektivitasnya karena dapat merugikan brand dalam jangka panjang.
4. Sesuaikan Tekstur & Experience Produk
Selain manfaat, konsumen juga memperhatikan kenyamanan pemakaian. Bagi konsumen remaja dan dewasa juga memiliki kenyamanan yang berbeda. Misalnya, untuk pasar remaja lebih suka tekstur yang ringan, cepat menyerap, tidak lengket. Sedangkan untuk pasar dewasa lebih menyukai tekstur lebih rich, memberikan sensasi lembap dan mewah.
5. Perhatikan Harga & Value for Money
Dalam membuat brand skincare, formula harus seimbang dengan harga jual. Misalnya target pasar pelajar/mahasiswa, bisa menggunakan bahan yang efektif namun tetap affordable. Jika target pasar premium bisa tambahkan bahan eksklusif seperti stem cell extract atau gold particles.
6. Uji Coba & Dapatkan Feedback
Sebelum meluncurkan, lakukan uji coba kecil (sampling) untuk mendapatkan feedback dari konsumen. Hal ini penting untuk menilai apakah formula benar-benar sesuai dengan kebutuhan target pasar.
Memilih formula skincare yang tepat sesuai target pasar adalah seni sekaligus strategi. Dengan memahami siapa konsumen Anda, apa masalah kulit konsumen, serta bagaimana produk Anda bisa memberi solusi, brand skincare akan memiliki nilai lebih di mata pasar. Ingat, formula bukan sekadar campuran bahan, tapi juga cerminan komitmen brand terhadap kualitas dan kebutuhan konsumen.
Untuk mendapatkan formula yang sesuai dan tepat sasaran kepada konsumen, Anda dapat berkonsultasi langsung dengan tim profesional dari SOOJIN. Menjadi maklon skincare yang terpercaya di Indonesia, SOOJIN telah memiliki sertifikasi halal dan CPKB. Jadi tunggu apalagi, segera wujudkan skincare Anda sendiri bersama SOOJIN.

